memiliki “ singa ” saling bertolak
belakang . Masing -masing ingin
menjadi pemenang , dengan
menjatuhkan salah satunya . Singa -
singa itu adalah gambaran dari sifat
yang kita miliki . Kebaikan dan
keburukan . Dua sifat ini sama -sama
memiliki peluang untuk menjadi
pemenang dan kita pun dapat
mengambil sikap untuk memenangkan
salah satunya. Semua tergantung
dengan singa mana yang sering kita
beri makan.
Salah satu santapan dari singa yang
buruk adalah sinetron . Sinetron
memiliki naskah yang dangkal,
emosional berlebihan, pendidik yang
baik dalam hal kekerasan, kelicikan ,
alur cerita yang dipanjang -
panjangkan , yang makin hari makin
tidak berkualitas . Sinetron yang baik
bisa dihitung dengan jari .
Belum lagi , kita juga disuguhkan oleh
tayangan gosip , yang membuka- buka
aib orang lain . Juga tayangan yang
mempertontonkan keburukan dan
kekerasan .
Ingat , keburukan yang koar -koarkan
akan menghasilkan keburukan yang
serupa .
Sahabat ,
“ Katakanlah , “Aku berlindung kepada
Rabb (Tuhan yang memelihara dan
menguasai ) manusia. Raja manusia .
Ilaah (sembahan ) manusia, dari
kejahatan ( bisikan) setan yang biasa
bersembunyi, yang membisikkan
( kejahatan) ke dalam dada manusia ,
dari (golongan) jin dan manusia .”
Al Qur’an Surat An- Nas.
Setiap dari kita merindukan tayangan
yang berkualitas , yang menengok
pribadi - pribadi yang tangguh dalam
berjuang tuk mencapai prestasi.
Tayangan yang santun , tayangan yang
mengajak untuk lebih dekat dengan
Tuhannya .
Apa yang kita baca dan apa yang kita
lihat , adalah makanan bagi pikiran
kita . Apa yang terpikirkan, itulah yang
akan tersikap .
Published with Blogger-droid v1.7.4

Tidak ada komentar:
Posting Komentar